Penuh Potensi, Murid Sekolah Kejuruan Bersaing Dalam LKS 2018

MENGASAH kemampuan anak-anak sekolah kejuruan, Pemprov Kalsel menggelar Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK se-Kalsel di Aula BTIKP Propinsi Kalsel Jalan Perdagangan Banjarmasin. Diikuti siswa-siswi kejuruan se-Kalsel, lomba digelar dari tanggal 12 hingga 15 November 2018.

ADA 14 cabang perlombaan yang dihadirkan untuk para siswa kejuruan. Diantaranya bidang engineering, electrical installation, fashion technology, graphic design technology, restaurant service serta business plan.

Ketua Panitia LKS, Susilo Rahmanhadi menyebut tahun ini ada pengurangan jumlah lomba. Jika tahun 2017 lalu ada 23 cabang maka tahun ini mengalami pengerucutan. “Ini bukan saja ditingkat Provinsi. Lomba tingkat nasional juga begitu,” kata dia.

Assisten II Pemerintah Provinsi Kalsel, Hermansyah Manaf mengungkapkan ajang ini bisa menjadi kesempatan untuk siswa menujukan kemampuan mereka terhadap keahliannnya msing-masing. “Karena ini bentuknya lomba mudah-mudahan mereka kulitasnya bagus dan kita harapkan dengan hasil lomba ini akan bisa bersaing ditingkat nasional,” ujarnya.

Ditambahkannya, lomba kompetensi anak-anak kejuruan juga menjadi indikator semakin banyaknya murid menjuarai kompetisi-kompetisi. “Maka bisa dikatakan kualitas pendidikan terutama di SMK itu bisa dikatakan sudah cukup maju, nah yang kita pikirkan kedepan tinggal peningktan kualitas saja lagi, baik pengajarnya atau sarananya,” ujarnya.

Menurut Hermansyah, selama ini dukungan Pemprov Kalsel di bidang pendidikan secara umum sudah 20 persen dari APBD. Artinya, dia menilai porsi anggaran sudah cukup besar ketimbang bidang lainnya. Tinggal bagaimana dana itu mengarahkannnya supaya tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Kalsel, Yusuf Effendy mengaku optimistis anak-anak yang bersaing di tingkat provinsi bakal membawa nama harum Banua di kancah nasional.

“Harus masuk lima besar. Target itu memang sangar realistis, sebab SMK kita pada tahun lalu mendapatkan Rangking ke-6 dari 34 Propinsi. Sehingga untuk target selanjutnya urutan 5. Itu sangat wajar,” kata Yusuf.

(Sumber :  (jejakrekam)